Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Oktober 2011

Tanya Jawab (Resep Atasi Kecanduan Rokok) By dr. Agus Rahmadi

Assalam, wr, wb brooooo ...... Siank ...... Kali ini SutaDesign mau berbagi pengetahuan nih di dalam dunia kesehatan. Waktu itu SutaDesign sempat berbincang-bincang dan berdiskusi dengan dr. Agus Rahmadi (Direktur Klinik Sehat & beliau salah satu dokter ter-favorit juga disana). SutaDesign sempat berbincang & berdiskusi mengenai Resep Atasi Kecanduan Rokok yang di pertanyakan dari salah satu pengagum beliau ...... langsung saja y .... Cekidootttttttt ........


Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. Wb.

Asslm ..... Dok, saudara laki-laki saya ( 28 tahun ) adalah seorang perokok berat, saat ini dia punya niat untuk berhenti, tapi kesulitan. Untuk menunjukkan kesungguhan niatnya tersebut, dia berusaha untuk menguranginya. Yang saya tanyakan :

  1. Adakah ramuan khusus untuk saudara saya tersebut ?
  2. Tolong berikan tips agar saudara saya dapat berhenti merokok dengan cepat.

Syukron.

Nama : Lathifatus sa'diyah
Alamat : Banyutengah Panceng Gresik JATIM 61156
No Telp : 08573140 ......


Jawaban :

Wassalamuallaikum wr.wb

Saudari Lathifatus yang dirahmati Allah SWT, memang kebiasaan merokok sangat sulit dihentikan, penyebabnya adalah karena kecanduan akan nikotin yang terkandung di dalam rokok tersebut.

  1. Untuk mengatasinya, cobalah mengkonsumsi buah lobak terlebih dahulu, karena buah tersebut dapat menetralisir racun rokok yang ada di dalam paru-paru, sebab lobak mengandung minyak atsiri, rafanol dan rafarin. Setelah itu konsumsi lah buah pisang karena tinggi kalium yang terkandung di dalam buah tersebut sangat baik untuk jantung, karena nikotin sangat berpengaruh terhadap kontraksi jantung. Perbanyak mengkonsumsi buah lemon, anggur, jeruk karena mengandung banyak anti oksidan yang dapat mencegah kerusakan sel.

  2. Tips agar terlepas berhenti merokok bagi para pecanndunya :
  • Pahamilah bahwa merokok merupakan salah satu cara penganiayaan anda kepada tubuh anda yang sempurna.
  • Kenalilah tentang bahaya-bahaya merokok ditinjau dari kesehatan, sosial, ekonomi, dan mulailah memikirkan untuk meninggalkannya, serta bulatkan tekad anda disertai tawakal kepada Allah SWT.
  • Buatlah satu daftar harian tentang keburukan-keburukan rokok terhadap diri anda dan kawan-kawan anda.
  • Usahakan hidup dalam suasana udara yang segar serta sibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat dan Jauhilah sebisa mungkin pergaulan anda dengan para perokok.
  • Menggosok gigi atau bersiwaklah apabila keinginan merokok anda kembali datang.
  • Meninggalkan rokok bukan perkara yang mustahil karena merokok juga merupakan kebiasaan yang bisa dirubah sebab telah banyak orang yang telah berhasil memutuskan untuk tidak merokok.
  • Bila anda ingin membeli atau mengkonsumsinya, pikirkanlah, apakah rokok itu halal atau haram? Apakah bermanfaat atau mengandung bahaya? Apakah termasuk barang yang baik atau keji? Maka anda pasti akan menjumpai jawabannya, bahwa rokok itu barang haram, berbahaya dan barang yang keji.
  • Sadarilah dampak buruknya merokok bagi perokok aktif maupun pasif, keluarga, masyarakat serta lingkungan disekitar anda. Pasti anda menyadari bahwa rokok itu sulit untuk dikatakan bukan barang haram,
  • Memohon lah kepada Allah SWT agar dimudahkannya dari anda dari jeratan rokok.

Allohu’alam bis showab. Semoga bermanfaat.

By. dr. Agus Rahmadi

Rabu, 07 September 2011

Penyakit Mata (Glaukoma Akut)

Definisi

Glaukoma akut adalah penyakit mata yang disebabkan oleh tekanan intraokuler yang meningkat mendadak sangat tinggi.

Etiologi

Dapat terjadi primer, yaitu timbul pada mata yang memiliki bakat bawaan berupa sudut bilik mata depan yang sempit pada kedua mata, atau secara sekunder sebagai akibat penyakit mata lain. Yang paling banyak dijumpai adalah bentuk primer, menyerang pasien usia 40 tahun atau lebih.

Faktor Predisposisi

Pada bentuk primer, faktor predisposisinya berupa pemakaian obat-obat midriatik, berdiam lama di tempat yang gelap, dan gangguan emosional. Bentuk sekunder sering disebabkan hifema, luksasi/subluksasi lensa, katarak intumesen atau katarak hipermatur, uveitis dengan suklusio/oklusio pupil dan iris bombe, atau pascabedah intraokular.

Manifestasi Klinis

Rasa sakit hebat yang menjalar ke kepala disertai mual dan muntah, mata merah dan bengkak, tajam penglihatan sangat menurun, dan melihat lingkaran-lingkaran seperti pelangi.

Pada pemeriksaan dengan lampu senter terlihat injeksi konjungtiva, injeksi siliar, kornea suram karena sembab, reaksi pupil hilang atau melambat, kadang pupil midriasis, kedua bilik mata depan tampak dangkal pada bentuk primer, sedangkan pada bentuk sekunder dijumpai penyakit penyebabnya.

  • Funduskopi sukar dilakukan karena terdapat kekeruhan media refraksi.
  • Pada perabaan, bola mata yang sakit teraba lebih keras dibanding sebelahnya.

Pemeriksaan Penunjang

Pengukuran dengan tonometri Schiotz menunjukkan peningkatan tekanan. Perimetri, gonioskopi, dan tonografi dilakukan setelah edema kornea menghilang.

Komplikasi

Kebutaan.

Penatalaksanaan

Tekanan intraokular harus diturunkan secepatnya dengan memberikan asetazolamid 500 mg dilanjutkan 4 x 250 mg, solusio gliserin 50% 4 x 100-150 ml dalam air jeruk, penghambat beta adrenergik 0,25-0,5% 2 x 1 dan KCl 3 x 0,5 g. Diberikan tetes mata kortikosteroid dan antiobiotik untuk mengurangi reaksi infiamasi.

Untuk bentuk yang primer, diberikan tetes mata pilokarpin 2% tiap 1/2-1 jam pada mata yang mendapat serangan dan 3 x 1 tetes pada mata sebelahnya. Bila perlu diberikan analgesik dan antiemetik.

Penderita dirawat dan dipersiapkan untuk operasi. Dievaluasi tekanan intraokular (TIO) dan keadaan matanya. Bila TIO tetap tidak turun, lakukan operasi segera. Sebelumnya diberikan infus manitol 20% 300-500 ml, 60 tetes/menit. Bila jelas menurun, operasi ditunda sampai mata lebih tenang dengan tetap memantau TIO. Jenis operasi, iridektomi atau filtrasi, ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan gonioskopi setelah pengobatan medikamentosa. Sebagai pencegahan juga dilakukan iridektomi pada mata sebelahnya.

Harus dicari penyebabnya pada bentuk sekunder dan diobati yang sesuai. Dilakukan operasi hanya bila perlu dan jenisnya tergantung penyebab. Misalnya pada hifema dilakukan parasentesis, pada kelainan lensa dilakukan ekstraksi lensa, dan pada uveitis dilakukan iridektomi atau operasi filtrasi.

Selasa, 26 April 2011

Kegunaan Mengkudu (MORINDAE FRUCTUS) diuji Dalam Beberapa Penelitian



KEGUNAAN MORINDAE FRUCTUS (MENGKUDU).

Dari uji klinis kandungan pro xerinine didalam buah mengkudu. Pro xerinine di dalam hati oleh tubuh dan setiap 2 jam akan melepaskan simpanannya dan dipergunakan oleh organ tubuh yang sebelumnya dikonversikan terlebih dahulu menjadi xerinine. Perlu di ingat bahwa kebutuhan tubuh terhadap xerinine akan meningkat jika terjadi aktifitas sel pra kanker.

Morindon yang mempunyai efek sebagai pencahar.

Soranjidiol berkhasiat sebagai diuretic dan anti helmint.

Bahan obat yang berasal dari mengkudu mengandung senyawa 1-methoxy-2formyl-3hydroxyanthraquinon yang telah dipatenkan oleh Hazegawa dkk sebagai anti bakteri helicobacter pylori, sebagai anti infeksi virus HIV oleh Kayano T dkk, serta sebagai anti kanker dengan cara inhibit the action of ras cancer gene products.

Rabu, 13 April 2011

Tanya Jawab Tentang Asma "dr.Agus Rahmadi"



Pertanyaan :
Asalam’ualaikum Wr.Wb.
Dok saya Isabela, ada yang saya ingin tanyakan kepada dokter. Ibu saya (43 thn) mengidap penyakit asma. Ibu saya memakai obat asma yang di hisap, tetapi suka sekali menghirup menthol dragon. Apakah ada efek sampingnya dok ? Terima kasih mudah-mudahan dokter berkenan menjawab pertanyaan saya ini.

Jawaban :
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Saudari Isabela yang dirahmati Allah, Asma adalah suatu peradangan kronis dari bronchus (saluran udara di paru - paru) yang menyebabkan pembengkakan (inflamasi), penyempitan (bronchospasme) serta sekresi lendir yang berlebihan (hipersekresi) dari saluran-saluran udara tersebut. Sehingga saluran bronchus menyempit dan terjadilah kesulitan bernapas, sesak nafas dan nafas berbunyi. Asma merupakan salah satu jenis penyakit alergi dan biasanya dipicu oleh udara dingin, debu, stress fisik maupun psikis.
Untuk kebiasaan ibu saudari dalam menghirup obat asma menthol dragon sebaiknya tidak menggunakannya lagi, karena obat tersebut akan menyebabkan peradangan pada saluran bronchus bagi si penderita. Sumber utama masalahnya adalah pada efek menthol yang terkandung didalam obat asma tersebut, menthol tersebut akan meningkatkan cairan lendir, merubah suasana asam basam serta kelembaban dirongga hidung dan akan mengakibatkan ketergantungan pada si penderita.
Saat ini tidak sedikit orang yang mencoba menggunakan pengobatan alami, salah satunya adalah penggunaan herbal. Herbal adalah bahan yang berasal dari tanaman, bisa berupa daun, akar, biji, dll, yang mengandung bahan kimia yang berkhasiat untuk tubuh. Biasanya untuk mendapatkan hasil terapi yang optimal digunakan beberapa jenis herbal yang saling melengkapi dan menutupi kekurangan serta kelebihan antara herbal. Khususnya untuk habbatussauda.
Rasululloh SAW bersabda “ Sesungguhnya habbah sauda` ini merupakan obat dari semua penyakit, kecuali dari penyakit as-samu". Aku (yakni`Aisyah radhiallahu 'anha) bertanya: "Apakah as-samu itu?" Beliau menjawab: "Kematian." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
• Pada tahun 1960, ilmuwan Badr-El-Din dan Mahfouz menemukan bahwa dimmer dithymoquinone diisolasi dari minyak volatile black seed, dengan nama “Nigellone” dan dipakai melalui mulut untuk beberapa pasien yang menderita asma bronchitis, yang ternyata mengurangi gejala pada sebagian besar pasien.
• Hasil penelitian selanjutnya, crystalline nigellone diberikan pada anak-anak dan orang dewasa dalam penyembuhan asma bronchitis dengan hasil yang efektif dan tanpa efek samping,
Untuk penggunaan sebaiknya habbatussauda di kombinasi dengan herbal lainnya seperti jahe, adas pulasari, mengkudu dan meniran atau bisa juga dengan terapi alami seperti berbekam, accupuncture dan accupressure. Untuk menghindari atau mengurangi serangan asma dapat dilakukan hal sebagai berikut :
1. Menghindari faktor pencetus asma.
2. Olahraga teratur seperti berenang.
3. Berjemur dan menghirup udara di pagi hari.
4. Biasakan minum air hangat.
5. Berbekam dan accupuncture secara teratur.
Allohu’alam bis showab. Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Kamis, 07 April 2011

Cara Rasul Melawan Penyakit "dr. Agus Rahmadi"

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ketika penyakit datang menerpa, apa yang lebih dulu Anda lakukan? Sebagian orang memilih langsung mencari obatnya. ”Padahal, bukan begitu yang dicontohkan Rasulullah,” ungkap dr Agus Rahmadi.

Rasulullah menuntun kita untuk terlebih dulu memohon kesembuhan kepada Sang Khalik. Ajaran itu sering kali justru diabaikan orang yang sakit dan juga keluarganya. ”Kalau cara ini dan itu tidak berhasil, mereka baru berdoa,” sesal dokter dari Klinik Sehat ini.

Mempelajari tuntunan Rasulullah dalam bidang kesehatan, Agus mencoba memperkenalkan kembali pendekatan kedokteran Islam. Beragam penyakit yang akrab dengan keseharian masyarakat telah ada solusinya. Berikut penjelasannya.

Dalam ilmu kedokteran Islam, lanjut Agus, ada empat prinsip dasar yang harus ditegakkan untuk menghadapi penyakit. Pertama, kembalikan segala masalah kepada Allah SWT. ”Kedua, ikuti pola hidup Rasulullah.” Prinsip ketiga, jus terapi. Ada banyak buah dan sayur yang jika dikombinasikan secara tepat dapat mendatangkan efek obat. ”Keempat, pergunakan obat-obatan herbal,” ucap Agus dalam acara Forum Silaturahim Muslim Perkantoran (Forsimpta), Sabtu (29/5) lalu, di Jakarta.

Agus mengingatkan konsumen kesehatan agar berhati-hati dalam mengonsumsi obat. Kehalalan obat perlu diperhatikan. ”Banyak obat haram yang beredar dan diresepkan dokter.” Banyak orang berdalil, kandungan haram pada obat tak perlu dipermasalahkan. Apalagi, itu ditujukan untuk darurat pengobatan. ”Tapi, masak, darurat berkepanjangan?” tanya Agus retoris.

Agus mencontohkan obat sirup, semisal obat batuk. Masih banyak produsen obat yang menyertakan alkohol dalam sediaannya. ”Kalau ada penggantinya, mengapa bertahan memakai bahan yang haram,” kata Agus.

Rabu, 06 April 2011

Anggapan Mengenai Madu Asli & Palsu "dr. Agus Rahmadi"


“Gunakan selalu dua macam obat yaitu Al Qur’an dan madu.”
(HR. Bukhari).
1. Madu asli tidak dikerubungi oleh semut sedangkan madu palsu dikerubungi oleh semut.
Penjelasan Anggapan ini tidak benar karena madu yang dihasilkan tegantung dari sari madu yang di ambil oleh si lebah tersebut. Contoh : Apabila lebah tersebut mengambil sari madu dari bunga sepatu atau rambutan, maka hasil madu yang di hasilkan oleh lebah tersebut akan dikerubungi oleh semut sebab rasanya yang manis. Sedangkan apabila lebah tersebut mengambil sari madu dari bunga sambiloto pasti semut tidak akan mendekati madu tersebut karena madu yang dihasilkan rasanya tidak disenangi semut.
2. Madu asli apabila kemasan botol-nya di buka dia akan meletup sedangkan madu palsu tidak meletup.
Penjelasan Pemikiran ini salah, karena letupan tersebut merupakan hasil pemecahan oleh bakteri E-Coli terhadap senyawa H2O2 (Hidrogen per-oksida) yang berada di dalam madu menjadi gas H2 dan O2. Apabila madu sudah menghasilkan gas tersebut berarti sudah terkontaminasi bakteri E-Coli dalam jumlah yang banyak, sehingga efek anti biotic yang terdapat didalam madu pun menjadi hilang yaitu senyawa H2O2 (antibiotic yang alamiah pada madu). Maka madu tersebut tidak layak untuk dikonsumsi.
3. Apabila sebatang korek api yang di celupkan/dilumuri oleh madu asli akan tetap menyala apabila dinyalakan, sedangkan sebatang korek api yang di celupkan/dilumuri madu palsu tidak akan menyala apabila dinyalakan.
Penjelasan Teori ini tidak tepat, sebab madu yang dihasilkan oleh lebah itu tergantung dari segi musim yang sedang berlangsung di saat itu. Untuk standar SNI kadar air dalam madu tidak boleh lebih dari 20%. Apabila lebih dari 20% maka madu tersebut dinyatakan tidak baik. Contoh : Apabila disaat musim hujan, maka kadar air yang terkandung di dalam madu tersebut akan tinggi sehingga korek banyak mengandung air sehingga tidak mungkin menyala pada saat dinyalakan. Sedangkan apabila lebah tersebut memproduksi madu di saat musim panas/kemarau, maka kadar air yang terkandung di dalam madu akan jauh lebih sedikit. Maka kadar air yang terkandung di dalam madu tersebut akan rendah sehingga korek sedikit mengandung air sehingga akan menyala pada saat dinyalakan.
4. Madu asli jika di satukan oleh telur maka telur tersebut akan matang, sedangkan madu palsu itu tidak.
Penjelasan Ilmu mengenai uji klinis ini tidak tepat, sebab apabila madu yang bisa membuat matang sebuah telur yang disatukan oleh madu. Maka madu tersebut telah melalui proses fermantasi yang mengakibatkan efek panas. Sehingga telur menjadi menggumpal akibat efek panas tersebut. Berarti madu tersebut sudah tidak layak dikonsumsi.
5. Madu asli tidak mengkristal/beku didalam kulkas.
Penjelasan Teori ini hampir sama dengan kejadian/uji klinis pada nomer 3, silahkan menemukan jawabannya pada penjelasan di nomer 3. Dan karena kandungan air yang cukup banyak, maka apabila ditaruh di dalam kulkas madu akan mengkristal. Oleh sebab itu sangat tidak dianjurkan apabila madu ditaruh di dalam kulkas. Namun apabila sudah mengkristal ada cara untuk mencairkannya kembali, seperti : Masak air di dalam panci hingga mendidih, matikan apinya, buka tutup pancinya sebentar, barulah taruh madu yang mengkristal tersebut di dalam panci.
Cara mengetes madu asli :
1. Uji Tetes/tuang.
Siapkan air didalam gelas bening, lalu tuang madu didalam gelas. Setelah itu lihat dengan seksama bagaimana madu tersebut sampai didasar gelas. Untuk madu yang asli akan langsung sampai kedasar gelas. Sedangkan madu yang palsu/dicampur dengan pemanis buatan akan terjadi pemencaran cairan sebelum sampai ke dasar gelas. Contoh : sirup yang di masukkan ke gelas yang berisikan air. Hal ini disebabkan karena madu banyak mengandung enzim sehingga terjadi ikatan yang kuat dan tidak pendar apabila dituang kedalam air, lain halnya dengan madu palsu yang tidak unsure enzim sama sekali sehingga akan pendar saat dituangkan kedalam air.
2. Uji Cawan Petri/Goyang.
Siapkan cawan yang dasarnya pipih dan agak lebar yang telah diberi air hangat, tuangkan madu lalu goyangkan. Maka madu yang asli akan membentuk suatu bentuk heksagonal (segi enam) karena madu tersebut mengandung ikatan enzim sehingga antar komponen madu tidak terpisah.
3. Uji bakar.
Madu asli ketika dibakar tidak akan berubah warna, tidak berubah rasa dan berbusa tetapi busanya akan cepat hilang ketika api dimatikan. Sedangkan apabila sebuah madu gosong dan baunya berubah saat dibakar, berarti madu tersebut palsu karena ditambahkan unsur/zat lain seperti gula merah.
4. Cek PH Indikator.
Madu yang baik bersifat asam yang memiliki kadar PH 3-4.

Selasa, 05 April 2011

Hipertensi "by : dr. Agus Rahmadi"

Hipertensi

I. Pendahuluan

Sebelum membahas mengenai tekanan darah tinggi atau hipertensi, ada baiknya Anda mengenal terlebih dahulu tentang tekanan darah. Saat Anda melakukan pemeriksaan fisik atau pemeriksaan klinis ke dokter, biasanya terdapat alat khusus yang digunakan oleh dokter untuk memeriksa tekanan darah anda. Alat untuk memeriksa tekanan darah tersebut ialah sphigmomanometer atau dikenal juga dengan tensimeter. Ada tensimeter digital dan ada juga tensimeter air raksa yang masih umum digunakan untuk pemeriksaan klinis.

Dokter akan melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan menyuruh Anda duduk atau berbaring, karena itu posisi terbaik untuk mengukur tekanan darah. Lalu dokter biasanya akan mengikat kantung udara pada lengan kanan kecuali pada lengan tersebut terdapat cedera. Setelah itu, dilakukan pengukuran tekanan darah. Perbedaan antara tekanan sistolik dan diastolik disebut tekanan denyut.

Apa yang dimaksud dengan tekanan darah?

Tekanan darah yaitu tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri ketika darah di pompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Tekanan darah dibuat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya terdapat dua angka yang akan disebut oleh dokter. Misalnya dokter menyebut 140-90, maka artinya adalah 140/90 mmHg. Angka pertama (140) menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung atau pada saat jantung berdenyut atau berdetak, dan disebut tekanan sistolik atau sering disebut tekanan atas. Angka kedua (90) menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan, dan disebut tekanan diastolik atau sering juga disebut tekanan bawah.

Setelah mengetahui tekanan darah, pasti Anda ingin mengetahui apakah tekanan darah Anda termasuk rendah, normal atau tinggi. Berikut ini penggolongan tekanan darah berdasarkan angka hasil pengukuran dengan tensimeter untuk tekanan sistolik dan diastolik:

Tekanan Darah

Sistolik (angka pertama)

Diastolik (angka kedua)

Darah rendah atau hipotensi

Di bawah 90

Di bawah 60

Normal

90 - 120

60 - 80

Pre-hipertensi

120 - 140

80 - 90

Darah tinggi atau hipertensi (stadium 1)

140 - 160

90 - 100

Darah tinggi atau hipertensi (stadium 2 / berbahaya)

Di atas 160

Di atas 100

Mengapa Tekanan Darah Meningkat?

Apa yang menyebabkan tekanan darah bisa meningkat? Sebagai ilustrasi, jika Anda sedang menyiram kebun dengan selang. Jika Anda menekan ujung selang, maka air yang keluar akan semakin kencang. Hal itu karena tekanan air meningkat ketika selang ditekan. Selain itu, jika Anda memperbesar keran air, maka aliran air yang melalui selang akan semakin kencang karena debit air yang meningkat.

Hal yang sama juga terjadi dengan darah Anda. Jika pembuluh darah Anda menyempit, maka tekanan darah di dalam pembuluh darah akan meningkat. Selain itu, jika jumlah darah yang mengalir bertambah, tekanan darah juga akan meningkat.

II. Pembahasan

1. Definisi (Epidemiologi)

Hipertensi adalah tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg, atau bila pasien memakai obat antihipertensi. Tekanan darah yang selalu tinggi adalah salah satu faktor risiko untuk stroke, serangan jantung, gagal jantung dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis.

2. Penyebab Hipertensi (Etiologi)

Berdasarkan Penyebab-nya hipertensi dibagi menjadi dua golongan, yaitu:

1. Hipertensi esensial (Primer) yang tidak diketahui penyebabnya, disebut juga hipertensi idiopatik. Terdapat sekitar 95% kasus. Banyak faktor yang mempengaruhinya seperti genetik, lingkungan, hiperaktivitas susunan saraf simpatis, system rennin-angiotensin, defek dalam ekskresi Na, Peningkatan Na dan Ca intraselular dan factor-faktor yang meningkatkan resiko, seperti obesitas, alkohol, merokok, serta polisitemia.

2. Hipertensi sekunder (Renal). Terdapat sekitar 5% kasus. Penyebab spesifikasinya diketahui, seperti penggunaan estrogen, penyakit ginjal, hipertensi vascular renal, hiperaldosteronisme primer dan sindrom Cushing, feokromositoma, koarktasio aorta, hipertensi yang berhubungan dengan kehamilan dan lain-lain.

3. Diagnosa

Diagnosa tidak dapat ditegakkan dalam satu kali pengukuran, min 2-3 kali pengukuran atau lebih pada kunjungan yang berbeda, kecuali terdapat kenaikan yang tinggi atau dengan adanya gejala-gejala klinis.

Anamnesis meliputi tingkat hipertensi dan lama menderita, riwayat penyakit keluarga, riwayat gejala penyakit yang berkaitan seperti, penyakit jantung koroner, gagal jantung, penyakit serebrovaskular, dll. Perubahan aktivitas/kebiasaan, konsumsi makanan, factor psikososial lingkungan(keluarga dan pekerjaan).

4. Faktor-faktor terkena Hipertensi

Sampai saat ini penyebab hipertensi secara pasti belum dapat diketahui dengan jelas. Secara umum, faktor risiko terjadinya hipertensi yang teridentifikasi antara lain:

a. Keturunan

Dari hasil penelitian diungkapkan bahwa jika seseorang mempunyai orang tua atau salah satunya menderita hipertensi maka orang tersebut mempunyai risiko lebih besar untuk terkena hipertensi daripada orang yang kedua orang tuanya normal (tidak menderita hipertensi). Adanya riwayat keluarga terhadap hipertensi dan penyakit jantung secara signifikan akan meningkatkan risiko terjadinya hipertensi pada perempuan dibawah 65 tahun dan laki-laki dibawah 55 tahun.

b. Usia

Beberapa penelitian yang dilakukan, ternyata terbukti bahwa semakin tinggi usia seseorang maka semakin tinggi tekanan darahnya. Hal ini disebabkan elastisitas dinding pembuluh darah semakin menurun dengan bertambahnya usia. Sebagian besar hipertensi terjadi pada usia lebih dari 65 tahun. Sebelum usia 55 tahun tekanan darah pada laki-laki lebih tinggi daripada perempuan. Setelah usia 65 tekanan darah pada perempuan lebih tinggi daripada laki-laki. Dengan demikian, risiko hipertensi bertambah dengan semakin bertambahnya usia.

c. Jenis Kelamin

Jenis kelamin mempunyai pengaruh penting dalam regulasi tekanan darah. Sejumlah fakta menyatakan hormon sex mempengaruhi sistem renin angiotensin. Secara umum tekanan darah pada laki-laki lebih tinggi daripada perempuan. Pada perempuan risiko hipertensi akan meningkat setelah masa menopause yang mununjukkan adanya pengaruh hormon.

d. Merokok

Merokok dapat meningkatkan beban kerja jantung dan menaikkan tekanan darah. Menurut penelitian, diungkapkan bahwa merokok dapat meningkatkan tekanan darah. Nikotin yang terdapat dalam rokok sangat membahayakan kesehatan, karena nikotin dapat meningkatkan penggumpalan darah dalam pembuluh darah dan dapat menyebabkan pengapuran pada dinding pembuluh darah. Nikotin bersifat toksik terhadap jaringan saraf yang menyebabkan peningkatan tekanan darah baik sistolik maupun diastolik, denyut jantung bertambah, kontraksi otot jantung seperti dipaksa, pemakaian O2 bertambah, aliran darah pada koroner meningkat dan vasokontriksi pada pembuluh darah perifer.

e. Obesitas

Kelebihan lemak tubuh, khususnya lemak abdominal erat kaitannya dengan hipertensi. Tingginya peningkatan tekanan darah tergantung pada besarnya penambahan berat badan. Peningkatan risiko semakin bertambah parahnya hipertensi terjadi pada penambahan berat badan tingkat sedang. Tetapi tidak semua obesitas dapat terkena hipertensi. Tergantung pada masing-masing individu. Peningkatan tekanan darah di atas nilai optimal yaitu > 120 / 80 mmHg akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler.

Penurunan berat badan efektif untuk menurunkan hipertensi, Penurunan berat badan sekitar 5 kg dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan.

f. Stress

Hubungan antara stres dengan hipertensi diduga melalaui saraf simpatis yang dapat meningkatkan tekanan darah secara intermiten. Apabila stres berlangsung lama dapat mengakibatkan peninggian tekanan darah yang menetap.

g. Aktifitas Fisik

Orang dengan tekanan darah yang tinggi dan kurang aktifitas, besar kemungkinan aktifitas fisik efektif menurunkan tekanan darah. Aktifitas fisik membantu dengan mengontrol berat badan. Aerobik yang cukup seperti 30-45 menit berjalan cepat setiap hari membantu menurunkan tekanan darah secara langsung. Olahraga secara teratur dapat menurunkan tekanan darah pada semua kelompok, baik hipertensi maupun normotensi.

h. Asupan

1. Asupan Natrium

Hubungan antara retriksi garam dan pencegahan hipertensi masih belum jelas. Namun berdasarkan studi epidemiologi diketahui terjadi kenaikan tekanan darah ketika asupan garam ditambah.

2. Asupan Kalium

Pada populasi dengan asupan tinggi kalium tekanan darah dan prevalensi hipertensi lebih rendah dibanding dengan populasi yang mengkonsumsi rendah kalium.

3. Asupan Magnesium

Sebagian besar penelitian klinis menyebutkan, suplementasi magnesium tidak efektif untuk mengubah tekanan darah. Hal ini dimungkinkan karena adanya efek pengganggu dari obat anti hipertensi. Meskipun demikian, suplementasi magnesium direkomendasikan untuk mencegah kejadian hipertensi.

4. Asupan Kalsium

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara diet kalsium dengan prevalensi hipertensi. Hubungan diet kalsiun dengan hipertensi tampak pada perempuan ras Afrika Amerika. Peningkatan konsumsi per hari (untuk total asupan kalsium 1500 mg per hari) tidak memberikan pengaruh terhadap tekanan darah pada laki-laki. Dengan demikian, peran suplementasi kalsium untuk mencegah hipertensi tidak terbukti. Namun, JNC VI merekomendasikan peningkatan asupan kalium, magnesium dan kalsium untuk pencegahan dan pengelolaan hipertensi. Asupan kalsium yang direkomendasikan sebesar 1000 sampai 2000mg par hari.

5. Manifestasi Klinis

Peninggian tekanan darah kadang-kadang merupakan satu-satunya gejala. Bila demikian, gejala baru muncul setelah terjadi komplikasi pada ginjal, mata, otak atau jantung. Gejala lain yang sering ditemukan adalah sakit kepala, epistaksis, marah, telinga berdengung, rasa berat ditengkuk, sukar tidur, mata berkunang-kunang dan pusing.

6. Penanggulangan Hipertensi

a. Penatalaksanaan farmakologis

b. Penatalaksanaan non farmakologis (diet)

Penatalaksanaan non farmakologis (diet) sering sebagai pelengkap penatalaksanaan farmakologis, selain pemberian obat-obatan antihipertensi perlu terapi dietetik dan merubah gaya hidup.

Tujuan dari penatalaksanaan diet:

· Membantu menurunkan tekanan darah secara bertahap dan mempertahankan tekanan darah menuju normal.

· Mampu menurunkan tekanan darah secara multifaktoral.

· Menurunkan faktor resiko lain seperti BB berlebih, tingginya kadar asam lemak, kolesterol dalam darah.

· Mendukung pengobatan penyakit penyerta seperti penyakit ginjal, dan DM.

Prinsip diet penatalaksanaan hipertensi:

· Makanan beraneka ragam dan gizi seimbang.

· Jenis dan komposisi makanan disesuaikan dengan kondisi penderita.

· Jumlah garam dibatasi sesuai dengan kesehatan penderita dan jenis.

· makanan dalam daftar diet Konsumsi garam dapur tidak lebih dari ¼ - ½ sendok teh/hr atau dapat menggunakan garam lain diluar natrium.

7. Pengobatan Hipertensi

Tujuan pengobatan adalah untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, mencapai dan mempertahankan tekanan sistolik dibawah 140 mmHg dan diastolic dibawah 90 mmHg serta mengontrol factor resiko.

Modifikasi gaya hidup cukup efektif untuk menurunkan faktor resiko kardiovaskular dengan biaya sedikit, dan resiko minimal, pemberian obat antihipertensi tetap diberikan dengan dosis yang disesuaikan.

Obat antihipertensi yang diberikan :

1. Diuretik ; Furosemid, dosis 20-80 mg dosis tunggal, dpt diulang /6-8 jam.

2. β Bloker ; Propanolol, dosis 80 mg 2x/hari.

3. ACE Inhibitor ; Captopril, dosis 25 mg 2x/hari.

4. Antagonis Ca ; Nifedipine, dosis 2 tab 3x/hari.

5. Tergantung komplikasi.

8. Langkah-langkah yang dianjurkan

· Menurunkan berat badan bila terjadi kelebihan.

· Hindari alcohol.

· Olahraga teratur min 30-45 menit/hari.

· Mengurangi asupan garam (natrium)

· Mempertahankan asupan kalium.

· Mempertahankan asupan kalsium dan magnesium.

· Berhenti merokok, dan

· Mengurangi asupan lemak jenuh dan kolesterol dalam makanan.

· Perbanyak senyum, terutama pada pagi hari min 20 x/hari.

· Kurangi stress.

· Setelah usia 30 tahun, rutin untuk periksa tekanan darah.

9. Ramuan Herbal Untuk Penyakit Hipertensi

- Pegagan : Mempunyai sifat diuresis pada binatang percobaan anjing dan mempunyai efek vasodilator perifer, sedative.

- Mengkudu : Soranjidiol berkhasiat sebagai diuretic.

- Daun Seledri

- Belimbing : Analgetik, anti inflamasi, diuretic

- Bawang Putih : Mencegah agregasi platelet & meningkatkan aktifitas fibrinolitik sehingga sangat baik untuk penderita hipertensi

- Mentimun : Mentimun bersifat diuretik

10. Terapi Jus Untuk Penyakit Hipertensi

Labu siam, ketimun, seledri, selada air, belimbing manis, semangka, bawang putih, pisang raja dan kurma.

11. Terapi Sunah

1. Berbekam

· Melancarkan peredaran darah dengan menghilangkan sumbatan dalam pembuluh darah.

· Menghilangkan zat sisa endapan pada sumbatan pembuluh darah kecil biasanya terdapat pada kulit, sisa endapan tersebut dapat menghambat arus pembuluh darah balik , endapan tersebut biasanya kholesterol, trombus ataupun sisa metabolik dan toxin.

· Mencegah arterosclerosis dan kekakuan pembuluh darah.

· Mengurangi resistensi vascular.

2. Sholat Tahajud

Solat tahajud mampu mereduksi pengeluaran kortisol dimana salah satu fungsi kortisol adalah merangsang epinephrin dan angiotensin II. Oleh karena itu orang yang rajin salat tahajud kortisolnya rendah, ephinefrinnya rendah sehingga mampu mereduksi penyakit hipertensi.

3. Tersenyum

Senyum mengeluarkan endorphins, (pereda rasa sakit dan pelebar pembuluh darah secara alami) dan serotonin. Sehingga ketika tersenyum maka pembuluh darah akan melebar dan hipertensi akan tereduksi.